Homicide, lagu2nya yg kudengar malam yg sunyi ini, Senin, padahal aku harus ngajar 3 kelas hari ini namun terbatalkan oleh sidang di kantor polisi Jeneponto yang bangsat dan bikin pusing kepala. Si terperiksa berdalih dan tidak sedikitpun menunjukkan simpati terhadap Almarhumah Ibuku, tak sedikitpun. Betapa tidak, mereka menari berdansa ketika kami, saksi, yang awam dianggapnya telah kalah telak dengan alibi2nya di kerumunan orang2 dimana dia merasa aman, sedangkan kami hanya berdua, Ayah dan aku. Sudahlah, biar mereka menari di atas kesenangan. Biarlah mereka bernyanyi, tapi saya yakin "bayangan hitam" itu akan selalu menghantui ...
Merah dan Merah jambu menjadi hitam, bulan cinta ini berubah jadi hitam untukku, berhamburan tak tahu kemana arah dan tujuan. Namun tetap kucoba memungut kepingan2 hati ini. Sedikit harapan terdengar dari bu'Mila, semoga kami 20 orang ini berangkat ke NZ, semoga.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar