Diana, nama kecilnya yg dari bibir kecilku kupanggil dia mesra ceria menggelitik hati si Adin kecil yang kasmaran kepadanya saat itu. Hhhhhhhhhhh. Tak terasa umurku beranjak 25, memori itu masih menghiasi alam khayalku, sehingga kuingin kembali kemasa 15 tahun silam yang begitu, begitu indah. Tapi lagi lagi 'the life must go on'.
Dan, sampai saat ini separuh hatiku masih dalam kehampaan. Kehampaan karena silaturahmi yang lama terputus yang berusaha kutambat kembali. Ingin rasanya kusunting keindahanmu wahai anak cucu hawa, yang ketika kupandang hatiku, pikiranku, karsaku, perasaanku, ciptaku, kecintaanku, kehambaanku kepada Sang Khaliq menyatu dalam dimensi khayal tentang "what a lovely world" yang membawaku kepada kesempurnaan keberserahan-diriku kepadaNya.
SUBHANALLAH, Engkau telah menganugerahkan anak cucu Hawa yang daun-daun pun tersenyum, bunga-bunga pun merona berseri, embun pagi pun bergemericik dan cahaya bulan pun berbinar-binar ketika mereka menebar pesona kecantikan dari dalam diri mereka yang bukan sekadar cantik melainkan menjaga anggunnya, gemulainya, ayunya, kehormatannya, bahkan auratnya.
Segitu bodohnya aku disaat seperti ini, baru memunculkan kata2 di atas sesaat setelah menemukan Diana, Anita, Deasy n Vita di facebook. Padahal saya ini hanya bisa pasrah dengan keadaan sekarang. Harapanku: Semoga kami semakin erat dalam nikmatnya silaturahmi.
Thanx God!!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar