Sabtu itu saya lega ketika melihat Mama' Bapak yang dijemput Ahmad dan Uul dg mobil tua warna biru itu di depan kantorku, Ananda. Heeeeuuuuh, seminggu terasa sangat lama karena makan tak teratur, sepi, rumah berantakan sekalipun ada Lisa yang sudah tak lagi kontrak di Abdesir.
Pekan yang membasahi dompetku; honor reguler SMA, SMK, SMP Nurkarya, pengayaan kelas 3 SMA. Lumayan basah, total Rp. 272.000 dari SMA,SMK,SMP Rp. 160.000 dari hasil pengayaan, tp habis juga. Mungkin karena uang yang saya temukan di tengah jalan sepi berjumlah Rp. 152.000 itu ya? Mungkin saja karena pak Guru PNS Sukirman, orang Kalumpang rekan mengajar di Nurkarya memberikan pencerahan tentang masalah itu. Dan NIATKU: UANG ITU HARUS MASUK KE MASJID sekalipun saat ini tertunda lagi karena saya tambah angsuran motor yang sudah lewat jatuh tempo. Ampuni hamba ya Allah...
Ada yang tak biasa hari ini; bangun subuh jalan-jalan pagi mentari beranjak naik, pak Mamad memanggil untuk pergi berenang di UNHAS yang hampir membuatku tenggelam, hehehe. Saya berencana seperti ini tiap pekan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar